Terbukti! Alkohol Lebih Berbahaya dari Ganja - Penyu Biru

Terbukti! Alkohol Lebih Berbahaya dari Ganja

Terbukti! Konsumsi Alkohol Lebih Bahaya daripada Ganja

Jika ganja memang secara jelas dilarang dan diatur peredarannya oleh negara sebatas tujuan medis, bagaimana dengan alkohol? Hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Boulder Colorado di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa konsumsi alkohol lebih berbahaya dari ganja.

Ganja memang tergolong barang terlarang dan tidak bisa dengan mudah kita temukan. Tapi lain halnya dengan alkohol. Beberapa jenis minuman bdengan kadar rendah masih bisa kita temukan di beberapa toko retail besar.

Banyak orang berpikir bahwa alkohol lebih aman daripada ganja karena efek memabukkan yang jauh lebih rendah. Apalagi jika dikonsumsi sewajarnya, alkohol diyakini tidak memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Benarkah demikian? Mari kita telisik bersama.

Hasil Penelitian Mengenai Pengaruh Alkohol pada Otak


Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa yang paling terkena dampak dari alkohol adalah otak. Para peneliti dari universitas mengambil sampel lebih dari 800 orang dewasa dan 400 orang remaja. Hasilnya, konsumsi alkohol jangka panjang membuat perubahan struktur materi putih (white matter) dan materi abu-abu (grey matter) di otak.

Materi abu-abu adalah jaringan di permukaan otak manusia yang terdiri atas sel-sel syaraf dan berfungsi sebagai pusat pemrosesan dan analisis informasi. Sedangkan materi putih mengandung syaraf mielin yang mentransmisikan impuls listrik ke sel-sel dan jaringan lainnya. Perubahan pada kedua materi tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi otak.

Padahal jika boleh dibandingkan, merokok pun tidak sampai mempengaruhi kesehatan otak seperti alkohol. Ganja yang dahulu pernah dianggap menyebabkan psikosis pada remaja dan dewasa kini bisa dijadikan bahan untuk terapi medis seperti mencegah migrain atau meningkatkan dorongan seksual.

Sebenarnya kita bisa melihat secara langsung bahaya alkohol terhadap kesehatan otak. Ketika seseorang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, dia akan kehilangan kontrol terhadap dirinya sendiri. Otak tidak dapat memberikan perintah terhadap anggota badan yang lain. Sehingga perilaku orang yang mengkonsumsi alkohol berlebihan tersebut menjadi tidak terkendali.

Konsumsi Alkohol Secara Wajar


Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Maiken Nedergaard dari Pusat Ilmu Kesehatan Translasional di URMC pada tikus membuktikan bahwa fungsi glimatik meningkat saat diberi etanol dalam dosis 0,5 gr/kg berat badan.

Sistem glimfatik merupakan proses otak membersihkan diri dari limbah otak yang berbahaya. Caranya dengan memompa cairan tulang belakang serebral ke otak. Limbah otak yang dibersihkan terdiri dari protein beta-amiloid. Jika senyawa ini terakumulasi, akan terjadi peningkatan risiko penyakit Alzheimer.

Penelitian ini membuktikan meskipun alkohol berbahaya, konsumsi alkohol masih dibolehkan selama dalam batas wajar. Jumlahnya setara dengan konsumsi 2,5 gelas alkohol pada manusia per hari.


Artikel Terbukti! Alkohol Lebih Berbahaya dari Ganja Selesai!

Demikian posting Penyu Biru pada kategori Kesehatan kali ini. Jika kamu merasa tulisan saya tentang Terbukti! Alkohol Lebih Berbahaya dari Ganja ini bermanfaat, mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar atau bagikan artikel ini ke media sosial 🙏

Berlangganan artikel terbaru via email :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada komentar pada "Terbukti! Alkohol Lebih Berbahaya dari Ganja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel