Perbedaan Template Gratis dan Premium - Penyu Biru

Perbedaan Template Gratis dan Premium

Perbedaan Template Gratis dan Premium

Pagi ini buka grup facebook dan menemukan diskusi menarik mengenai banyaknya link titipan pada template premium yang dibagikan secara gratis. Tahukah kamu apa perbedaan template gratis dan premium?

Template, theme, tema, atau skin pada sebuah blog adalah kode-kode atau script yang dapat mengubah tampilan halaman situs. Pasti kamu akan bosan jika tampilan situs kamu itu-itu saja, bukan? Dengan memasang template atau theme, kamu bisa memilih tampilan blog dan situs yang lebih menarik dan lebih fungsional.

Template yang disediakan oleh pihak ketiga (di luar penyedia platform blogging) biasanya terdiri dari susunan bahasa pemrograman seperti CSS, PHP, dan JavaScript. Ketiganya membentuk suatu kesatuan baru yang memadu-padankan tampilan yang menarik dan fitur-fitur baru pada sebuah situs web.

Ada tiga macam template yang beredar di internet yaitu template gratis (free template), template berbayar (template premium), dan setengah premium (freemium template).

Definisi Template Gratis

Template gratis adalah theme atau template yang memang diberikan gratis oleh pembuatnya. Kamu bisa mengubah setiap baris kodenya sesuka hati dan tidak ada pelanggaran atas hak cipta.

Ciri template gratis ini adalah tidak ada kode atau script yang dienkripsi atau disembunyikan. Rata-rata template gratis memiliki tampilan yang sederhana bahkan kadang terlihat ala kadarnya.

Di Indonesia kita jarang menjumpai template gratis seperti ini karena rata-rata si pembuat template melarang untuk menghapus credit berupa link yang biasanya ada di bagian bawah template.

Definisi Template Premium

Template premium adalah template yang dijual oleh pembuatnya dengan biaya tertentu. Penjual merasa template buatannya berkualitas dan memiliki nilai seni sehingga berhak memberikan harga untuk setiap template yang dibuatnya.

Kelebihan template premium terletak pada desain tampilan halaman yang menarik, fitur SEO yang baik untuk mendongkrak popularitas situs di mesin pencari, dan penambahan fitur khusus yang biasanya tidak tersedia pada template bawaan.

Template gratis tidak memiliki script yang dienkripsi atau disembunyikan. Kamu juga bebas memodifikasi atau mengubah scriptnya sesuka hati karena kamu sudah membayar biaya lisensi kepada pembuatnya.

Rata-rata pembuat template premium juga menyediakan layanan konsultasi atau support bagi para pembeli template buatannya. Ini adalah sesuatu yang tidak akan kamu dapatkan jika memakai template gratisan atau freemium.

Definisi Template Freemium

Sebenarnya belum ada istilah yang tepat untuk mendefiniskan template jenis ini. Template setengah premium ini adalah jenis template premium tapi dibagikan secara gratis oleh pembuatnya.

Lho, kenapa dibagikan gratis? Apa pembuatnya tidak rugi? Sebenarnya tidak, karena si pembuat template akan mengenkripsi atau menyembunyikan beberapa script penting agar tidak bisa diubah seenaknya oleh pengguna.

Jika kamu mengubah atau memodifikasi script pada template freemium sembarangan, tampilan blog kamu akan kacau bahkan kadang malah berpindah (redirect) ke situs web pembuat template.

Si pembuat template freemium sengaja memasang script tertentu yang disembunyikan atau dilindungi dengan maksud agar tidak bisa diubah seenaknya. Bisa juga dipakai agar pengguna tidak menghapus link/tautan yang ada dalam template.

Sederhananya, kamu bisa mendapatkan template premium secara gratis dengan fitur yang "wah" tapi harus rela si pembuat template memasang link atau tautan miliknya di situs kamu.

Si pembuat template biasanya juga menyediakan template yang sama tapi berbayar (versi premium) dimana semua kode yang dienkripsi akan dibuka dan semua link dihapus.

Kesimpulan

Lalu sebaiknya kita sebagai pengguna pilih yang mana? Jika kamu orang yang berpikir praktis dan mengutamakan konten daripada tampilan blog yang keren, pilih template gratis atau template freemium. Dengan catatan, kamu dilarang untuk menghapus credit si pembuat template.

Jika kamu memiliki dana atau budget tambahan dan memang membutuhkan fitur yang lengkap, pilihlah template premium. Dengan membayar lisensi, artinya kamu menghargai jerih payah pembuat template dan membuatnya tambah bersemangat untuk membuat template yang lebih baik.

Dengan memakai template premium kamu juga bisa mendapatkan bantuan dari si pembuat jika sewaktu-waktu kamu kebingungan soal pemasangan template atau penambahan fitur tertentu.

TIPS PENYU BIRU:
Jika kamu ingin template premium tapi tidak punya biaya, JANGAN memakai template premium yang dibagikan gratis alias nulled. Template jenis ini biasanya disusupi kode atau script yang berbahaya. Kamu bisa memakai template redesign yang lebih aman dan kebanyakan dibagikan secara gratis.


Artikel Perbedaan Template Gratis dan Premium Selesai!

Demikian posting Penyu Biru pada kategori Template kali ini. Jika kamu merasa tulisan saya tentang Perbedaan Template Gratis dan Premium ini bermanfaat, mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar atau bagikan artikel ini ke media sosial 🙏

Berlangganan artikel terbaru via email :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada komentar pada "Perbedaan Template Gratis dan Premium"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel