Jenis Blog Berdasarkan Genre

Jenis Blog Berdasarkan Genre

Ada 6 jenis blog berdasarkan genre atau tema yang ada di internet. Setiap jenis blog ini memiliki tujuan yang berbeda-beda. Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang blogger, mengetahui setiap jenis blog akan membantumu membuat blog yang sesuai dengan keinginan.

Di posting kali ini saya akan menjelaskan jenis-jenis blog dan bagaimana cara agar sukses di dunia blogging.

Blog Pribadi (Personal Blogs)

jenis blog pribadi

Blog sebenarnya adalah kependekan dari weblog, yang berarti catatan di internet. Awal mulanya, blog berperan sebagai diari online. Buku harian yang bisa dibaca semua orang, dan itulah Blog Pribadi.

Para blogger generasi awal; termasuk saya 😅; membuat blog untuk berbagi informasi kepada orang lain tentang kehidupan sehari-hari, berbagi pengalaman, menumpahkan perasaan, atau sekedar menuangkan pikiran dalam bentuk ide.

Dalam jenis blog pribadi tidak ada aturan khusus. Kamu bisa menulis tentang apa saja yang ada di pikiran atau hati kamu saat itu.

Kunci kesuksesan dalam membangun blog pribadi adalah menemukan orang lain dengan minat yang sama. Oleh karena itu, sering-seringlah berkunjung ke blog orang lain (blogwalking). Tinggalkan komentar dan pesan agar mereka juga mengunjungi blog kita.

Kamu juga bisa mencantumkan alamat blog pribadimu pada kartu nama atau undangan. Tapi tetap diingat, konten blog adalah cerminan siapa diri kita. Isilah dengan konten yang berkualitas.

Blog Bisnis (Business Blogs)

jenis blog bisnis

Jenis blog ini menampilkan topik tertentu untuk menarik pelanggan sesuai target pasar dari perusahaan atau bisnisnya.

Contoh yang paling banyak ditemukan adalah blog dari perusahaan hosting seperti Niagahoster atau DewaWeb. Mereka memiliki blog bisnis berisi artikel, tutorial, atau tips dan trik seputar pembuatan situs web.

Pada blog bisnis, kesuksesan diukur dari berapa banyak pembaca yang mengunjungi halaman, mendaftar artikel berlangganan via email, bahkan menggunakan jasa mereka.

Untuk membangun blog bisnis diperlukan kemampuan dalam menentukan target pembaca dan membuat konten artikel yang menarik minat mereka. Rata-rata perusahaan ini memanfaatkan iklan berbayar di media sosial dalam mempromosikan blog bisnisnya.

Blog Niche (Niche Blogs)

jenis blog niche

Blog dengan niche yang fokus pada topik tertentu adalah tren blogging masa kini. Tema atau topik yang dipakai bisa apa saja mulai tentang makanan, kesehatan, pendidikan, tutorial, atau kecantikan.

Dengan blog niche, kamu bisa lebih fokus pada satu topik sehingga lebih mudah dalam penulisannya. Kamu bisa mengolah kata kunci untuk mendapatkan judul posting baru.

Sistem monetisasi seperti Adsense sangat menyukai blog niche karena dengan begitu mereka bisa menempatkan iklan sesuai niche blog yang dipilih. Hal itu akan memperbesar kemungkinan iklan diklik dan dilihat oleh pembaca blog kamu.

Blog Tamu (Reverse Blogs)

jenis blog tamu

Jenis blog ini belum banyak saya temukan di Indonesia sehingga membuatnya kurang populer. Blog tamu adalah jenis blog yang unik. Sebenarnya, sistem blogging ini lebih mirip forum. Alih-alih pemilik blog membuat konten, konten justru ditulis oleh orang lain. Pemilik blog cukup memoderasi setiap posting atau menghapus dan membalas komentar.

Memang tidak semua posting yang ditampilkan milik blogger tamu, ada juga posting dari pemilik blog sendiri. Para blogger tamu juga akan rutin mengunjungi blog kamu. Dengan cara ini, kamu dengan mudah bisa menarik pengunjung dengan topik artikel yang bervariasi.

Untuk bisa membuat Blog yang bisa menarik para blogger tamu, kamu harus sudah memiliki "nama" di dunia blogging. Trafik, peringkat alexa, page rank, DA, PA, atau jumlah backlink yang tinggi adalah modal utama untuk bisa membuat blog tamu.

Blog Afiliasi (Affiliate Blogs)

jenis blog afiliasi

Blog afiliasi adalah jenis blog yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan dari komisi pemasaran afiliasi. Tema blog jenis ini biasanya berupa review produk atau jasa orang lain.

Tujuannya mendorong pengunjung untuk membeli produk atau memakai jasa dari artikel yang diulas. Setiap artikel memiliki tautan yang memungkinkan blogger mendapat komisi sesuai yang ditentukan pemilik produk atau jasa.

Ada blog afiliasi yang hanya mengulas tentang produk tau jasa dari perusahaan yang sama, dan ada juga yang menulis banyak ulasan di satu blog. Untuk membuat blog afiliasi dibutuhkan kemampuan SEO yang sangat baik agar bisa bertengger di halaman pertama hasil pencarian.

Blog Media (Media Blogs)

jenis blog media

Blog media adalah jenis blog dimana bintang utama dalam konten posting adalah media seperti gambar, video, atau audio. Jika kamu gemar membuat dan berbagi video maka kamu adalah vlogger, jika kamu membuat dan membagikan gambar maka kamu adalah photoblogger, dan jika kamu gemar merekam suara atau membuat audio maka kamu adalah podcaster.

Jenis blog ini populer di kalangan orang-orang dari berbagai bidang. Salah satu faktor penting dalam membuat blog media adalah kamu harus memastikanbahwa  hosting yang dipakai cukup besar untuk menampung file-file media kamu.

Sayang saat ini  blog jenis ini sudah tidak sebanyak dulu karena orang lebih gemar menampilkan video di Youtube, foto atau gambar di Instagram, serta audio di Soundcloud dan sejenisnya.


Sumber gambar dan artikel: FirstSiteGuide.com

Berlangganan artikel terbaru

Belum ada Komentar untuk "Jenis Blog Berdasarkan Genre"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel