Hikayat Seekor Beruang dan Ikan Kecil - Penyu Biru

Hikayat Seekor Beruang dan Ikan Kecil

Suatu hari seekor beruang menunggu di tepi sungai untuk menangkap ikan. Setelah sepanjang hari menanti, akhirnya ia berhasil menangkap seekor ikan kecil. Namun, ikan kecil itu membujuk beruang agar melepaskannya. "Wahai beruang yang baik, janganlah engkau memakan saya, saya ini kecil tak akan membuatmu kenyang. Bagaimana kalau kamu lepaskan aku dan tunggu aku beberapa bulan lagi, saat itu aku sudah gemuk dan engkau pasti kenyang memakanku."

Beruang tertawa dan menjawab: "Apakah kamu tahu kenapa saya bisa tinggi besar dan kuat seperti sekarang? karena saya tak pernah melepaskan keberuntungan yang sudah ada di tangan untuk ditukar dengan sesuatu yang sudah pasti di masa depan, sekecil apapun keberuntungan itu."

Cerita rakyat yang dikutip dari buku Sin Cing ini menggambarkan betapa kita jangan mensia-siakan kesempatan sekecil apapun. Jangan terjebak dengan harapan besar yang tidak dapat dipastikan di masa depan. Melainkan kita harus memanfaatkan kesempatan sekecil apapun untuk menggapai cita-cita yang besar.

Kesabaran, ketekunan, keyakinan, dan mensyukuri apa yang diperoleh merupakan sesuatu yang sangat positif bagi masa depan. Musuh utama dalam diri kita adalah rasa takut, takut gagal, takut melangkah, takut salah, putus asa, dan lain-lain. Bayangan-bayangan suram hanya akan menghambat langkah kita untuk maju.


Artikel Hikayat Seekor Beruang dan Ikan Kecil Selesai!

Demikian posting Penyu Biru pada kategori Diari kali ini. Jika kamu merasa tulisan saya tentang Hikayat Seekor Beruang dan Ikan Kecil ini bermanfaat, mohon kesediaannya untuk meninggalkan komentar atau bagikan artikel ini ke media sosial 🙏

Berlangganan artikel terbaru via email :

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada komentar pada "Hikayat Seekor Beruang dan Ikan Kecil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel